Laman

ILMU SUMBER PENGABDIAN

Selasa, 19 Februari 2013

EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN

Efisiensi merupakan bagian yang terpenting dalam manajemen karena mengacu pada hubungan antara keluaran dan masukkan (output/input). Menurut Drucker, efisiensi berarti mengerjakan sesuatu dengan benar (doing things right), sedangkan efektif adalah mengerjakan sesuatu yang benar (doing the right things). Sederhananya, efisiensi menunjukkan kemampuan organisasi dalam menggunakan sumber daya dengan benar dan tidak ada pemborosan.

Efektivitas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam mencapai sasaran-sasaran (hasil akhir) yang telah ditetapkan secara tepat. Antara efektivitas dan efisiensi itu saling terkait. Organisasi tidak hanya dituntut mengejar tujuan semata, akan tetapi bagaimana tujuan itu bisa dicapai dengan cara efektif dan efisien.organisasi yang mencapai suatu kesuksesan adalh organisasi yang mampu menciptakan secara bersama-sama tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi.

Masing-masing orang dapat memandang manajemen sesuai dengan cara pandang mereka. Walaupun berbeda dalam cara pandang, namun konsep manajemenk tetap mengacu pada perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian.
  1. Manajemen Sebagai Proses Kegiatan
Suatu rangkaian kegiatan yang dimulai dari kegiatan merencanakan, melaksanakan serta mengkoordinasikan apa yang direncanakan sampain dengan kegiatan mengawasi atau mengendalikannya.
  1. Manajemen  Sebagai Suatu Ilmu dan Seni
Upaya pencapaian tujuan dengan pendekatan (approach) menjelaskan fenomena dan gejala manajemen serta mentransformasikan dan mengidentifikasi proses manajemen berdasarkan kaidah ilmiah.

Manajemen sebagai suatu ilmu memiliki cirri-ciri sebagai berikut :
a.       Prinsip dan konsep manajemen dapat dipelajari
b.      Decision making dapat didekati dengan kaidah-kaidah ilmiah.
c.       Objek dan sarana manajemen untuk mencapai tujuan sebagian adalah elemen-elemen yang bersifat materi.
d.      Dalam penerapannya manajemen memerlukan pendekatan dari bidang ilmu yang lainnya.

Manajemen sebagai seni diartikan sebagai pendekatan pencapaian tujuan yang lebih banyak dipengaruhi oleh kekuatan pribadi, bakat, dan karakter pelaku-pelaku manajemen terutama dari unsure manajer atau pimpinan, ciri-cirinya yaitu:
a.       Kesuksesan dalam mencapai tujuan sangat dipengaruhi dan didukung oleh sifat-sifat dan bakat para manajer
b.      Dalam proses pencapaian tujuan sering kali melibatkan unsure naluri (instinct), perasaan, dan intelektual
c.       Dalam pelaksanaan kegiatan, factor yang cukup yang menentukan keberhasilannya adalah kekuatan pribadi kreatif yang dimiliki.

Proses manajemen tidak hanya berkaitan dengan masalah kebendaan, namun juga berhubungan dengan manusia.
  1. Manajemen Sebagai Profesi
Mereka yang bekerja dalam organisasi dengan menggunakan keahliannya dikelompokkan dalam kelompok manajemen profesional.

Manajemen Sebagai Kumpulan Orang untuk Mencapai Tujuan Setiap kegiatan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara kooperatif dalam organisasi disebut sebagai aktivitas manajemen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar