Halaman

Minggu, 09 Juni 2013

COORDINATE CONJUNCTION & PARALLEL CONSTRUCTION

COORDINATE CONJUNCTION
Coordinate Conjunctions are joining words and their main function is to link toogether two different parts of a sentence. There are seven coordinating conjuctions :
for,and,nor,but,or,yet,so.

EXAMPLES :
1.Sinta and Reza went to the market for some vegetables
2.Mr.Boy very kind and generous
3.Her clothes are not new anymore but they still look very nice
4.Sherli didn't study for the exam last night but she could do the test very well
5.Do you think that Tiffany is a good singer or actress?
6.You come early or you miss the competition
7.Neither you nor your classmate can read this book
8.She was study hard so she doesn't failed in exam
9.You come to class to studying not for chatting
10.Her house is not very far from the school,yet Ani is often late for the class


PARALLEL CONSTRUCTION
Parallel construction means using the same pattern of words to show that two or more ideas have the same level of importance. This can  happen at the word,phrase,or clause level. The usual way to join parallel structures is with the use of coordinating conjuntion such as "and" or "or".

Words and Phrases

With the -ing form(Gerund) of words 
- Anna likes hiking,swimming,and bicycling

With infinitive phrases 
- Anna likes to hike,to swim,and to ride a bicycle

(Note : You can use "to" before all the verbs in a sentences or only before the first one)

REFERENSI 1 : KLIK DISINI
REFERENSI 2 : KLIK DISINI

Senin, 06 Mei 2013

DIRECT AND INDIRECT SPEECH

DIRECT AND INDIRECT SPEECH

Direct and Indirect Speech, yang juga kita kenal dengan istilah lain yaitu Reported Speech. Direct Speect adalah kalimat yang diucapkan secara langsung oleh pembicara dan jika ditulis kalimat tersebut akan diberi tanda kutip. Sedangkan Indirect Speech adalah kalimat yang kita laporkan kepada orang lain secara tidak langsung dan tanpa diberi koma.
Contoh:
Reporting verb: Tono says,
Reported words ”I’m very good at English”
Tense yang harus kita perhatikan dalam pola ini yaitu:
Direct Speech:
Simple Present Tense
Present Continuous Tense
Present Perfect Tense
Present Perfect Continuous Tense
Simple Past Tense
Simple Future Tense
Future Continouos Tense
Conditional
Indirect Speech:
Simple Past Tense
Past Continuous Tense
Past Perfect Tense
Past Perfect Continuous Tense
Past Perfect Tense
Past Future Tense/Conditional
Past Future Continuous Tense (Conditional Continuous)
Conditional
Kalau reported speech berhubungan dengan kebenaran umum atau fakta yang sudah menjadi kebiasaan, present indefinite atau simple present dalam reported speech tidak diubah ke dalam bentuk lampau yang sesuai, melainkan tetap persis sebagaimana adanya,
Contoh :
He said, “The sun rises in the east” → He said that the sun rises in the east.
PERUBAHAN ADVERB OF TIME (KETERANGAN WAKTU) YANG PERLU DIPERHATIKAN:
Direct  :                                               Indirect :
Now                                        →        Then
Today                                      →        That day
Tonight                                    →        That night
This week                                →        That week
Yesterday                                →        The day before
The day before yesterday       →        Two days before
Last night                                →        The night before
Last week/year                        →        The previous week/year
A year ago                               →        A year before/The previous year
Three years ago                       →        Three years before
Tomorrow                               →        The next day/The following day
The day after tomorrow          →        In two day’s time/The following day
Next week/year                       →        The following week/year
On Sunday                              →        On Sunday
Here                                        →        There
This book                                →        The book
This                                         →        That
These                                       →        Those
Over there                               →        Over there
*etc.
PERUBAHAN-PERUBAHAN AUXILIARIES (KATA BANTU) YANG HARUS DIPERHATIKAN:
Can      →        Could
May     →        Might
Might  →        Might
Must    →        Would have to (kegiatan yang akan datang)/had to (keharusan yang biasa)
*etc.
Contoh:
The man said, “I must mend the wall next week”
The man said that he would have to mend the wall the following week.
Pria itu mengatakan bahwa dia harus memperbaiki dinding minggu berikutnya.
The girl said, ” I must wash my hands before eating”
The girl said that she had to wash her hands before eating.
Gadis itu berkata bahwa dia harus mencuci tangannya sebelum makan.
*etc.
Direct and Indirect Speech ada 3 macam:
1. Statement (Pernyataan) yang menggunakan “that”
He said, “we will go to Singapore tomorrow”
He said that they would go to Singapore the next day.
Bob said, ” I’m a university student”
Bob said that he was a university student.

2. Command (Perintah) menambahkan kata “to” sebagai penghubung kalimat melaporkan dengan yang dilaporkan. “not to” dalam perintah negatif.

He told me, “wait for me !”
He told me to wait for him.
She told me, “don’t cheat anymore !”
She told me not to cheat anymore.

3. Question (Pertanyaan) jika kalimat dari jenis “yes or no question”, maka bentuk laporannya menggunakan if atau whether.

Ina asked me, “Do you really love me?”
Ina asked me if/whether I really loved her.
Mixed type:
Contoh:
Anton asked me, “what’s happening to you ? You look so pale”
Anton asked me what was happening to me as I looked so pale.
Catatan: Past Tense kadang-kadang tidak berubah dalam percakapan.

EXAMPLE DIRECT AND INDIRECT SPEECH :
1.      D : She says to her friend, “ I have been reading “
I : She says to her friend that he has been reading
2.      D : He will say, “ The girl wasn’t ugly “
I : He will tell them that the girl wasn’t ugly
3.      D : Reza said, “ I’m very sleepy “
I : Reza said that he was very sleepy
4.      D : He has told you, “ I am writing “
I : He has told you that he is writing
5.      D : Mother said to her son, “ study hard “
I : Mothe advised her son to study hard
6.      D : My friend said to me, “ I don’t like football “
I : My friend said to me that he didn’t like football
7.      D : She said, “ I didn’t go to campus
I : She said that she hadn’t gone to campus this morning
8.      D : Rikza says, “ I have seen that movies “
I : Rikza says that she has seen that movies
9.      D : Mother asked her, “ Don’t go there alone “
I : Mother asked her not to go there alone
10.  D : Father asked robi, “ Don’t smoke too much “
I : Father asked robi not to smoke too much



Referensi:

Jack, Saharuddin Hasan. 2003. The Easiest Way of Comprehending English Grammar. Jakarta : Batavia Press
Djauhari, Imam D. 1996. Mastery on English Grammar. Surabaya : Indah Surabaya
http://irena040506.wordpress.com/2010/05/21/direct-and-indirect-speech/
 http://wantosakti.wordpress.com/category/ug-softskill/

Senin, 25 Maret 2013

10 Fakta Unik Tentang Indones

IT'S INDONESIA





Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, yang dilintasi garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.508 pulau, oleh karena itu ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara).Selain itu juga indonesia mempunyai 10 fakta unik tentang indonesia apa sajakah kesepuluh fakta unik tersebut mari kita simak

Berikut 10 fakta unik tentang indonesia:

1. Tiga orang Presiden RI pertama memiliki bulan lahir yang sama, yaitu bulan juni. Bungkarno lahir 6 Juni 1901 (Bernama asli Kusno Sosrodihardjo). Pak Soeharto 8 Juni 1921. Sedangkan Pak Habibie 25 Juni 1936.









2. Istana Merdeka mulai dibangun pada tahun 1873 dan selesai pada tahun 1879. Istana tsb di rancang oleh arsitek Drossares dengan luas 6,8 hektar dan 16 jumlah anak tangga yg terdapat di bagian depan gedung.






3. Sebelum digunakan oleh pemerintah Indonesia, Istana 
Kepresidenan Bogor digunakan sbg rumah peristirahatan gubernur jenderal Belanda. Tercatat 44 orang gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana yang pada masa penjajahan bernama Istana Buitenzorg.










4. Istana Kepresidenan Tampaksiring merupakan satu-satunya Istana RI yang dibangun setelah Indonesia Merdeka, tepatnya pada tahun 1957.






5. WR. Soepratman, pencipta lagu kebangsaan wafat pada tgl 17 Agustus 1938. Tepat tujuh tahun sebelum proklamasi kemerdekaan RI dinyatakan.




6. Lagu ‘Indonesia Raya’ di ciptakan pada tahun 1942 (ralat tahun 1924) dan dikumandangkan untuk pertama kalipada tanggal 28 Oktober 1928, tepatnya pada penutupan acara Kongres Pemuda II yang melahirkan Sumpah Pemuda









7. Mobil dinas Kepresidenan RI yang pertama adalah mobil Buick keluaran tahun 1939 yang digunakan Alm. Bung Karno. Sedangkan Alm. Bung Hatta menggunakan mobil dinas De Soto yang merupakan hadiah dari pengusaha sekaligus pamannya, Djohan Djohor. Kedua mobil ini dpt dilihat di Gedung Joang ’45 Jakarta.






8. Republik Gabon di Afrika Barat memiliki tanggal kemerdekaan yang sama dengan RI. Bedanya, Gabon merdeka pada tahun 1960



9. Rupiah dinyatakan sebagai mata uang nasional RI pada tgl 2 November 1949.



10. 21 jumlah dentuman meriam yang dibunyikan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala negara. Sedangkan untuk menyambut tamu negara yang merupakan kepala pemerintahan di bunyikan 19 kali dentuman meriam.

Minggu, 17 Maret 2013

PHARASE, CLAUSE AND SENTENCE



  • Phrase adalah gabungan dua kata atau lebih yang mempunyai arti tidak lengkap.

  •  CLAUSE adalah kumpulan kata yang merupakan bagian dari sentence yang mempunyai subject dan predicate.

·                   .    SENTENCE adalah kumpulan kata yang minimal terdiri dari subject dan predicate dan mempunyai arti yang lengkap.

Berikut pembahasan dari masing-masing:

     A.    PHARASE
Sekarang kita discuss (v.membahas) tentang apa itu prase atau phrase. Bila didefinisikan, Phrase adalah gabungan kata-kata, sekurang-kurangnya, ada dua buah kata yang membentuk arti atau memiliki arti yand dapat dimengerti namun salah satu kata dari prase itu tidak berfungsi sebagai subyek atau kata kerja.

Contoh:

An apple, a flag, my book, English dictionary, good student, heavy box, pretty girl, dsb.Dari contoh tersebut kita bisa liat, bahwa prase diatas dibangun oleh dua buah kata:
an + apple
a + flag
my + book
English + dictionary
good + student
heavy + box
pretty + girl

Bila kita terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka beberapa diantaranya memiliki arti terbalik:
my book > ku buku
English dictionary > bahasa inggris kamus
good student > baik siswa
heavy box > berat peti
pretty girl > cantik gadis

Namun, sebenarnya, ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, maka akan menjadi:
bukuku, kamus bahasa inggris, siswa yang baik, peti yang berat, gadis yang cantik.


B. CLAUSE
Clause (klausa) adalah serangkaian/sekelompok  kata yang sekurang-kurangnya memiliki subject dan predicate. Clause pada umumnya diawali oleh relative pronoun, tetapi relative pronoun ini sering dihilangkan. Selain diawali oleh relative pronoun, clause juga dapat diawali oleh conjunction.
Berdasarkan ketergantungan terhadap clause yang lain, clause dibagi menjadi dua, yaitu independent clause (klausa bebas) dan dependent clause (klausa tidak bebas). Sebuah independent clause dapat berdiri sendiri menjadi sebuah kalimat, sedangkan dependent clause tidak. Dependent clause selalu membutuhkan independent clause.
Berdasarkan fungsinya, dependent clause (atau disebut juga subordinate clause) dapat dibedakan menjadi: noun clause, adjective clause, dan adverb clause
1. Noun Clause, yaitu klausa yang difungsikan sebagai noun.
  • I love how you love me.
  • It is important that we help one another.
  • Have I told you lately that I love you?
NOTE: Selengkapnya silakan baca topik: Noun Clauses.
2. Adjective Clause (atau relative clause) adalah klausa yang difungsikan sebagai adjective. Ada dua tipe adjective clause, yaitu: restrictive clause dan non-restrictive clause.
Contoh restrictive clause:
  • The mother who is breast-feeding her baby over there is running out of money.
  • I think the girl who called you likes you.
  • All people who were stormed by gun fire in that building were found dead.
Contoh non-restrictive clause:
  • Robby, which is my dog, is very big.
  • Mr. Smith, who is the English teacher, is from Canada.
  • I can’t find the jeans, which are the ones I wore last night.
NOTE: Topik khusus tentang adjective clause belum diposting. Untuk sementara silakan baca Penggunaan WHO, WHOM, dan WHOSE dan Penggunaan WHICH.
3. Adverb Clause, yaitu klausa yang difungsikan sebagai adverb.
Contoh:
  • My grandparents looked after me until I was 6 years old.
  • She has been going out with him since they met three years ago.
  • You say it best when you say nothing at all.

 

C.Pengertian (sentence)

Kalimat (sentences) adalah sekelompok kata yang mengungkapkan pemikiran lengkap dan arti yang dapat dipahami secara umum (jelas)
Contoh :

·         I wake up at six o'clock everymorning (Saya bangun jam tujuh setiap pagi)

Kata di atas mengungkapkan pemikiran yang utuh serta memiliki arti yang jelas yang menerangkan bahwa "saya bangun pada jam tujuh setiap hari". Karena telah memiliki pemikiran serta arti yang utuh maka gabungan kata di atas dapat disebut sebagai kalimat.
Coba bandingkan dengan contoh di bawah ini :

·         At six o'clock everymorning (pada jam tujuh setiap pagi)

Kata dalam contoh di atas belum mempunyai sebuah arti yang lengkap atau tidak mengungkapkan pemikiran secara utuh serta jelas, sehingga gabungan kata di atas tidak dapat dikatakan sebagai suatu kalimat.
Cooba perhatikan kembali contoh di bawah ini jika di lengkapi dengan beberapa kata kembali :

·         I go to school at six o'clock everymorning (Saya pergi ke sekolah pada jam tujuh setiap pagi)




Kamis, 14 Maret 2013

GREEN EKONOMI INDONESIA

INDONESIA AKAN TERAPKAN GREEN EKONOMI

Sejak tahun sebelumnya Presiden SBY sudah meminta untuk menerapkan sistem pembangunan ekonomi melalui energi ramah lingkungan dan itu sudah diterapkan 48 persen.
"Jadi, 48 persen energi listrik yang digunakan sudah melalui energi ramah lingkungan," jelasnya.

Kemudian, ia menjelaskan, dengan adanya konferensi itu paya tidak biasa dibicarakan, kini di Indonesia dibicarakan, yakni masalah kerangka kelembagaan untuk membangun "green economy" tersebut.

"Sebelum konferensi ini berlangsung, kami sudah membicarakannya hal itu di Solo sehingga diharapkan dengan adanya pembicaraan tersebut bisa menjadi bekal untuk diskusi pada pertemuan di Brazil tahun depan," katanya.

Menurutnya, banyak negara berkembang yang menanyakan akan hal itu, dan Indonesia secara diam-diam telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan energi yang ramah lingkungan dengan harapan bisa menjaga kelangsungan habitat alam.

"Contohnya di Bali dan NTT. Di NTT kami sudah membuat lampu-lampu dengan menggunakan energi tata surya dan itu salah satu daerah yang mendukung `green economy` ini," katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan, pembangunan tersebut tentu tidak lepas dari peranan generasi muda sehingga dalam konferensi Tunza 2011 itu, ribuan remaja dan anak-anak diperkenalkan lebih dekat pada lingkungan sekitarnya.

"Generasi-generasi muda yang akan menjadi penerus habitat ini, dan mereka harus bisa menyadari akan pentingnya menjaga dan melindungi juga memelihara lingkungan yang akan menjadi warisan bagi mereka dimasa mendatang," jelas Gusti.

Ia menambahkan, dengan adanya konferensi itu akan terlihat aksi-aksi mereka bagaimana mempelajari cara merawat lingkungan atau habitat alamnya.

Sejak tahun sebelumnya Presiden SBY sudah meminta untuk menerapkan sistem pembangunan ekonomi melalui energi ramah lingkungan dan itu sudah diterapkan 48 persen.
"Jadi, 48 persen energi listrik yang digunakan sudah melalui energi ramah lingkungan," jelasnya.

Kemudian, ia menjelaskan, dengan adanya konferensi itu paya tidak biasa dibicarakan, kini di Indonesia dibicarakan, yakni masalah kerangka kelembagaan untuk membangun "green economy" tersebut.

"Sebelum konferensi ini berlangsung, kami sudah membicarakannya hal itu di Solo sehingga diharapkan dengan adanya pembicaraan tersebut bisa menjadi bekal untuk diskusi pada pertemuan di Brazil tahun depan," katanya.

Menurutnya, banyak negara berkembang yang menanyakan akan hal itu, dan Indonesia secara diam-diam telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan energi yang ramah lingkungan dengan harapan bisa menjaga kelangsungan habitat alam.

"Contohnya di Bali dan NTT. Di NTT kami sudah membuat lampu-lampu dengan menggunakan energi tata surya dan itu salah satu daerah yang mendukung `green economy` ini," katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan, pembangunan tersebut tentu tidak lepas dari peranan generasi muda sehingga dalam konferensi Tunza 2011 itu, ribuan remaja dan anak-anak diperkenalkan lebih dekat pada lingkungan sekitarnya.

"Generasi-generasi muda yang akan menjadi penerus habitat ini, dan mereka harus bisa menyadari akan pentingnya menjaga dan melindungi juga memelihara lingkungan yang akan menjadi warisan bagi mereka dimasa mendatang," jelas Gusti.

Ia menambahkan, dengan adanya konferensi itu akan terlihat aksi-aksi mereka bagaimana mempelajari cara merawat lingkungan atau habitat alamnya.

Minggu, 10 Maret 2013

Part of Speech



Part of Speech
Adalah kategori atau kelompok kata berdasarkan fungsinya di dalam sebuah kalimat. Part of Speech merupakan komponen penting yang harus dipelajari bagi siapa saja yang ingin mahir dalam bahasa Inggris. Part of Speech terdiri dari 8 bagian dan masing-masing bagian akan dijelaskan secara terperinci secara terpisah. Pada topik ini kami hanya akan membahasnya secara umum.
Pembagian Part of Speech
  1. Adjectives
  2. Adverbs
  3. Verbs
  4. Nouns
  5. Pronouns
  6. Prepositions
  7. Conjunctions
  8. Interjections
PENJELASAN :

Adjective
Adjective adalah kata yang digunakan untuk memberikan penjelasan ke kata benda. Kata benda (nouns) yang dimaksud ini termasuk kata penggantinya (pronouns).

contoh:
beautiful eyes (= mata yang indah). Mata yang bagaimana? mata yang indah.
green environment (= lingkungan hijau). Lingkungan yang bagaimana? lingkungan yang hijau.
square box (= kotak segi empat). Kotak yang bagaimana? kotak yang bersegi empat.



ADVERB ATAU KATA KETERANGAN
Sebuah adverb merupakan sebuah kata yang digunakan untuk menjelaskan kata kerja, sebuah kata sifat atau kata keterangan yang lain. Contohnya ada pada kata yang dicetak miring dibawah ini. Tanda yang paling mudah untuk mengenali suatu kata adalah adverb atau kata keterangan (adverb of manner) biasanya dibentuk dengan menambahkan kata akhiran –ly pada kata sifat. Contohnya kata great yang dirubah menjadi kata greatly, dan kata beautiful dirubah menjadi beautifully. (Catatan: perhatikan bahwa beberapa kata yang berakhiran -ly, seperti kata friendly dan lovely, bukanlah kata keterangan, tetapi kata sifat, yang mana dalam kasus ini akar katanya berasal dari kata benda. Ada juga kata sifat yang tidak bisa dilacak asal usulnya yang ber-suffiks –ly, seperti kata holy dan silly.
Cara untuk mengetahui bahwa satu kata masuk dalam kategori adverb bisa diketahui dengan memberikan beberapa pertanyaan seperti : Where, When, How dan To what extent

Verbs

(kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.

Contoh:
  • Henry comes from London.
  • My brother studies in America.
  • She is very beautiful.
  • They are diligent.

NOUNS atau Kata Benda

Kata benda atau dalam bahasa inggris disebut NOUNS adalah semua kata yang menunjukkan benda. Mengapa sih belajar bahasa inggris harus tahu kata benda segala? tidak langsung saja belajar berbicara, menulis atau bercakap-cakap?. Ya, sebenarnya langsung praktek juga bisa, namun dengan mengerti istilah-istilahnya, dengan mengerti bagaimana komponen tata bahasa digunakan maka bahasa inggris anda akan bertambah baik, bahkan untuk mengembangkan ketrampilan bahasa inggris secara mandiri pun akan terasa jauh lebih mudah jika anda menguasai hal ini. Belajar bahasa inggris dimanapun dan dengan siapapun atau membaca buku pelajaran bahasa inggris apapun akan terasa mudah bagi Anda nanti. Percayalah pada saya, karena saya telah mengalaminya.

Pronoun
atau kata ganti adalah kata-kata yang digunakan untuk menggantikan orang atau benda. Ada 5 jenis kata ganti orang, yaitu yang berfungsi sebagai subject (Subject Pronouns), sebagai object (object pronoun), sebagai adjective (possessive adjectives), untuk menyatakan kepunyaan (possessive pronouns), dan untuk menyatakan refleksi diri (reflexive atau reciprocal pronouns).





Preposition
Preposisi atau kata depan adalah kata yang dihubungkan dengan kata yang lain sehingga mempunyai arti tersendiri.
Contoh:
By bus = dengan bus
By night = pada malam hari
By David = oleh david
By the river = dekat sungai

Conjunctions

Conjunction atau atau connector atau kata sambung adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan/menggabungkan kata dengan kata yang lain, phrase dengan phrase yang lain, atau clause dengan clause yang lain. Ada 3 tipe conjunctions: coordinating conjunctions, correlative conjunctions, dan subordinating conjunctions.


Interjections

Interjection adalah kata seru/interjeksi untuk mengungkapkan perasaan atau emosi yang kuat terhadap rasa kagum, heran, terkejut, sakit, sedih, senang, dan sebagainya. Bisa berupa kata, frase, maupun kalimat tunggal dan biasanya dipisahkan dengan tanda koma atau tanda seru.

Secara gramatikal, interjeksi tidak berkaitan langsung dalam unsur kalimat.

Ada dua jenis interjeksi, yaitu dalam bentuk kata/frase dan kalimat tunggal. Interjeksi berupa kata/frase bisa berdiri sendiri dan juga bisa digunakan dalam sebuah kalimat sebagai pelengkap, sedangkan interjeksi what dan how biasanya terletak di depan frase atau kalimat tunggal.